Judul: Akuaponik ala Mark Sungkar
Penulis: Mark Sungkar
Penerbit: Agromedia
ISBN: 978-979-006-553-6
Tebal: 108 hlm
Tahun terbit: September 2015
Cetakan: Pertama
Genre: Nonfiksi, Pertanian
Rating: 4/5
Sudah sejak lama saya menaruh minat pada akuaponik, tapi secara khusus belum pernah saya coba sendiri. Biasanya saya hanya melihat-lihat foto akuaponik milik teman-teman atau membaca informasinya dari internet, tapi itu pun masih belum ngeh secara rinci. Saya penghobi aktivitas berkebun dan beternak, sama seperti ayah saya. Mulai dari menanam sayuran dan tabulampot (tanaman buah dalam pot), memelihara ikan dan ayam, sampai membuat pupuk sendiri sudah kami jalani, bahkan sampai sekarang. Biasanya, saya menggunakan media tanah dengan campuran kompos, pupuk kandang dan kombinasi media lainnya untuk bertanam di halaman rumah. Saya juga menggunakan pupuk buatan sendiri yang saya olah dari bahan-bahan alami seperti sayuran, buah-buahan, ikan, limbah udang, kotoran hewan dan lain-lain. (more…)
Kamis lalu, ada pesan masuk dari pak Ketua BBI, bang Helvry Sinaga, yang mengabarkan bahwa hari Jum’at malam sampai Minggu beliau akan berada di Medan dikarenakan tugas kantornya. Kesempatan langka ini tentu langsung dimanfaatkan untuk kopi darat oleh BBI-ers Medan dengan pak ketua. Jarang-jarang ‘kan dedengkot BBI yang satu ini turun gunung ke Medan π
Setelah kontak sana-sini, akhirnya kami janjian hari ini, Sabtu, 9 Januari 2016, jam setengah satu, di Dunkin’ Donuts stasiun KA Medan. Kebetulan rapat di sekolah tidak sampai sore, jadi saya bisa ikutan kopdar. BBI-ers Medan yang ikut hanya 2 orang saja, yaitu saya sendiri dan mak Putri. Liliz tadinya mau ikutan juga, tapi ternyata batal karena baru sampai bandara jam 12. Ceritanya dia baru balik dari Jawa Tengah gituuu … (Uh, Liliz jalan-jalan mulu niiih π ). Sementara teman-teman BBI-ers Medan yang lain banyak yang nggak bisa ikut. Plus, tadinya rencana awal bang Epi mau mempertemukan kami dengan temannya dari Books & Beyond Medan, tapi karena perubahan lokasi akhirnya batal. Jadilah kami bertiga saja yang kopdar sambil minum coklat dingin dan tiga potong donat, hihihi. (more…)
Kemarin saya lihat daftar event reading challenge di grup BBI dan ternyata sudah ada yang baru yaitu 2016 Japanese Literature Reading Challenge. RC ini diadakan oleh mbak Opat aka Fatma di blog Casual Book Reader. Berhubung saya ikutan East Asia Reading Challenge juga, maka saya tidak sungkan-sungkan mengikuti Japanese Literature RC ini karena temanya bisa masuk ke East Asia. Sekali mendayuh, dua pulau terlampaui, hehe π (more…)
Dalam rangka menghabiskan timbunan, tahun ini saya ikut RC baru lagi yang bertema East Asia Reading Challenge, karena di rak saya ada beberapa buku yang settingnya Asia Timur. Hostnya kali ini adalah mbak Shen Mei Leng dari blog The Cute Geek. Challenge ini berlangsung dari tanggal 1 Januari sampai 24 Mei 2016. (more…)
Yah, tak terasa setahun sudah lewat. Event KPB Reading Challenge 2015 gagal total saya capai. Dari 50 tema tantangan, hanya 9 yang berhasil diselesaikan π Tapiiii, meskipun tahun lalu gagal, tahun ini saya tidak kapok untuk ikut lagi.
Ada 40 tema yang ditawarkan untuk satu tahun dan oleh Komunitas Penimbun Buku (KPB) dipecah menjadi 3-4 tema per bulan. Alhamdulillah, lebih sedikit dari tahun lalu, hehe. Sangat berharap semoga tahun ini bisa sukses menyelesaikan RC. (more…)
Hai hai hai … setelah setahun terlewati sejak awal launching Nonfiction Reading Challenge 2015, akhirnya saya bisa berceloteh lagi hari ini. Bagaimana kabarnya? Challenge kalian tercapaikah?
Kalau saya pribadi … hiks, tercapai sihhh, tapi agak melenceng dikit dari niat awal saya. Dulu ‘kan niatnya ingin membaca dan mengulas buku nonfiksi di luar buku agama karena untuk buku agama sudah ada RC-nya tersendiri, tapiii … ternyata tidak terkejar euy. Akhirnya buku agama itu saya masukkan juga ke dalam RC nonfiksi. Nggak melanggar aturan main dong π Tetap sama-sama nonfiksi, cuma ga seperti yang saya harapkan di awal. Beginilah kalau semangat besar tidak sesuai realita haha. (more…)
Judul: Bekal Muslimah di Masa Haidh & Nifas
Penulis: Ummu Ihsan & Abu Ihsan al-Atsary
Penerbit: Pustaka Imam Adz-Dzahabi
ISBN: 978-979-1522-63-4
Tebal: 106 hlm
Tahun terbit: April 2014
Cetakan: Kedua
Genre: Agama Islam, Ibadah
Rating: 4/5
Masa haid dan nifas adalah masa-masa lemah bagi muslimah. Pada masa ini, selain lemah fisik, muslimah juga bisa mengalami kondisi futur, yaitu rasa malas, enggan, atau lamban dalam beribadah kepada Allah Ta’ala. Kondisi paling ekstrem yang bisa dialami seorang muslimah ketika haid adalah kegoncangan jiwa atau kekosongan hati dan pikiran yang akan sangat memudahkan syaithan untuk mengganggunya. (more…)
Judul: The 26-Story Treehouse Penulis: Andy Griffiths Ilustrator: Terry Denton Penerbit: Square Fish ISBN: 978-1-250-07327-3 Tebal: 362 hlm Tahun terbit: April 2015 Bahasa: Inggris Genre: Fiksi Anak Rating: 4/5
Sehabis membaca buku The 13-Story Treehouse dua bulan lalu, saya jadi jatuh cinta dengan Seri Treehouse ini. Oktober lalu, saya pun membeli seri keduanya yang berjudul The 26-Story Treehouse di Periplus Medan karena di B&B belum ada. Dan coba tebak! Saya makin jatuh cinta sama serial ini ^^
Masih bersama Andy dan Terry, di buku The 26-Story Treehouse ini, ada penambahan 13 cerita baru dari 13 cerita sebelumnya di seri pertama. Rumah pohon mereka juga bertambah arenanya.
Ada arena bumper car, arena skating dilengkapi lubang berisi buaya, arena gulat berlumpur, ruang anti gravitasi, ruang es krim dengan 78 rasa yang dilayani oleh robot, juga ada labirin yang sangat rumit, dan masih banyak arena lainnya.
Di buku keduanya ini, Andy dan Terry bercerita tentang bagaimana mereka berdua awalnya bertemu di laut ketika Terry hanyut dengan celana gelembung daruratnya, hingga mereka membuat rumah pohon yang sangat besar. Juga ada kisah bagaimana mereka berdua bertemu sahabatnya, Jill, bersama hewan-hewan miliknya yang sangat banyak.
Semua kisah mereka itu memiliki satu benang merah, yaitu bermula dari terdamparnya mereka di sebuah lautan dan ditemukan oleh Kapten Woodenhean, si bajak laut yang sangat jahat. Kapten Woodenhead menangkap mereka bertiga, termasuk seluruh hewan yang ditemukan Jill di tengah laut, dan menjadikan mereka budaknya
*Lho, bagaimana sih ceritanya sampai hewan-hewan itu bertemu Jill di tengah laut? He he he … rahasia dong! Baca bukunya sendiri aja, ya! :P*
gambaran ketika Jill dan hewan-hewannya berkumpul di tengah laut π
Sesuatu terjadi di tengah laut yang menyebabkan mereka terdampar di suatu pulau. Di sana, mereka menemukan sebatang pohon yang sangat besar. Mereka pun memutuskan untuk membuat rumah pohon karena kedengarannya sangat seru dan mengasyikkan.
Tapi, ternyata petualangan mereka tidak berhenti sampai rumah pohonnya selesai. Si Kapten Woodenhead menebar teror di rumah pohon mereka. Duh! Teror apa sih yang dilakukan oleh si Kapten? Apa Andy, Terry, dan Jill mampu menyelamatkan rumah pohon mereka?
Saya suka sekali buku keduanya ini karena lebih lucu dan polos dibanding yang pertama. Halaman-halamannya juga lebih banyak ilustrasi kerennya. Dan pastinya, kisah Andy dan Terry di buku kedua ini lebih tak masuk akal. Hi hi hi.
Pokoknya cerita petualangan mereka sangat seru dan lucu deh. Tak sabar menunggu buku ketiganya masuk ke toko buku langganan saya ^^
Judul: Menyelisik Alam Malaikat – Rukun Iman Kedua yang Sering Disalahpahami dan Dilupakan Banyak Orang
Judul Asli: Mu’taqad Firaqil Muslimiin wal Yahuud wan Nashaaraa wal Falaasifah wal Watsaniyyiin fil Malaaikatil Muqarrabiin
Penulis: Dr. Muhammad bin Abdul Wahhab al-Aqil
Alih Bahasa: Muslim Arif, Lc
Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi’i
ISBN: 978-602-8062-48-0
Tebal: xvi + 492 hlm
Tahun terbit: November 2013
Cetakan: Kedua
Genre: Agama Islam, Aqidah
Rating: 5/5
Sebagian besar dari kita tentu pernah belajar tentang malaikat sewaktu duduk di bangku sekolah dasar. Hingga kita dewasa pun, pengetahuan tentang malaikat tersebut hampir tidak berubah, tetap sama seperti yang kita pelajari sewaktu kecil; Bahwa nama-nama malaikat itu ada sepuluh. Bahwa malaikat yang bertugas mencabut nyawa manusia adalah Izra’il. Dan bahwa malaikat yang bertugas mencatat amal kebaikan dan keburukan di kanan kiri kita bernama Raqib dan ‘Atid. Pengetahuan ini bukanlah sesuatu yang asing di telinga kita, ‘kan? (more…)
Sesuai janji saya di awal tahun pada master post Nonfiction Reading Challenge 2015, akan ada pemenang untuk 6 bulan pertama tantangan baca ini. Dari banyaknya peserta yang mendaftar, hanya sebagian saja yang menyetorkan link postingan reviewnya di form yang sudah saya sediakan. Sisanya mungkin lupa ya? Atau ada yang belum sempat membaca maupun menuliskan review bukunya. Tidak apa-apa. Toh RC ini masih sampai akhir tahun nanti, ‘kan?
Saya sendiri targetnya masih jauh dari yang diharapkan. Masih 25% dari target akhir. Setiap mau baca buku nonfiksi, selalu saja tertunda oleh kegiatan-kegiatan lain atau tertunda karena ‘selingkuh’ dengan buku lain terutama fiksi, hiks. Jadi memang sebenarnya RC ini betul-betul tantangan bagi saya pribadi untuk membabat buku-buku nonfiksi di luar buku agama. Dan pengumuman pemenang untuk 6 bulan pertama ini pun terpaksa terlambat 2 bulan dari yang seharusnya saya lakukan di awal Juli disebabkan berbagai macam hal. Mohon maaf ya. Dan alhamdulillah, hari ini akhirnya bisa saya umumkan juga di blog. (more…)