Category: Event

  • Fantasy, Science Fiction, Dystopia Reading Challange 2016

    Fantasy, Science Fiction, Dystopia Reading Challenge 2016

    Tantangan lagi nih. Kali ini dari Raafi. Tantangannya adalah membaca dan mengulas buku-buku bergenre fantasy, science fiction, dan dystopia. Wih, tantangan yang cukup menantang! Secara buku-buku dari genre ini lumayan bikin kita serius nampang di depan bukunya πŸ˜€ Saya juga mau mengurangi timbunan baca dari genre ini berhubung punya juga beberapa bukunya di rak. (more…)

  • 2016 Japanese Literature Reading Challenge

    2016 Japanese Literature Reading Challenge

    Kemarin saya lihat daftar event reading challenge di grup BBI dan ternyata sudah ada yang baru yaitu 2016 Japanese Literature Reading Challenge. RC ini diadakan oleh mbak Opat aka Fatma di blog Casual Book Reader. Berhubung saya ikutan East Asia Reading Challenge juga, maka saya tidak sungkan-sungkan mengikuti Japanese Literature RC ini karena temanya bisa masuk ke East Asia. Sekali mendayuh, dua pulau terlampaui, hehe πŸ˜€ (more…)

  • East Asia Reading Challenge

    East Asia Reading Challenge

    Dalam rangka menghabiskan timbunan, tahun ini saya ikut RC baru lagi yang bertema East Asia Reading Challenge, karena di rak saya ada beberapa buku yang settingnya Asia Timur. Hostnya kali ini adalah mbak Shen Mei Leng dari blog The Cute Geek. Challenge ini berlangsung dari tanggal 1 Januari sampai 24 Mei 2016. (more…)

  • KPB Reading Challenge 2016

    Yah, tak terasa setahun sudah lewat. Event KPB Reading Challenge 2015 gagal total saya capai. Dari 50 tema tantangan, hanya 9 yang berhasil diselesaikan πŸ˜€ Tapiiii, meskipun tahun lalu gagal, tahun ini saya tidak kapok untuk ikut lagi.

    Ada 40 tema yang ditawarkan untuk satu tahun dan oleh Komunitas Penimbun Buku (KPB) dipecah menjadi 3-4 tema per bulan. Alhamdulillah, lebih sedikit dari tahun lalu, hehe. Sangat berharap semoga tahun ini bisa sukses menyelesaikan RC. (more…)

  • Rekap Nonfiction Reading Challenge 2015

    nonfiction reading challenge 2015

    Hai hai hai … setelah setahun terlewati sejak awal launching Nonfiction Reading Challenge 2015, akhirnya saya bisa berceloteh lagi hari ini. Bagaimana kabarnya? Challenge kalian tercapaikah?

    Kalau saya pribadi … hiks, tercapai sihhh, tapi agak melenceng dikit dari niat awal saya. Dulu ‘kan niatnya ingin membaca dan mengulas buku nonfiksi di luar buku agama karena untuk buku agama sudah ada RC-nya tersendiri, tapiii … ternyata tidak terkejar euy. Akhirnya buku agama itu saya masukkan juga ke dalam RC nonfiksi. Nggak melanggar aturan main dong πŸ˜› Tetap sama-sama nonfiksi, cuma ga seperti yang saya harapkan di awal. Beginilah kalau semangat besar tidak sesuai realita haha. (more…)

  • Pemenang Nonfiction Reading Challenge 2015 untuk 6 Bulan Pertama

    Sesuai janji saya di awal tahun pada master post Nonfiction Reading Challenge 2015, akan ada pemenang untuk 6 bulan pertama tantangan baca ini. Dari banyaknya peserta yang mendaftar, hanya sebagian saja yang menyetorkan link postingan reviewnya di form yang sudah saya sediakan. Sisanya mungkin lupa ya? Atau ada yang belum sempat membaca maupun menuliskan review bukunya. Tidak apa-apa. Toh RC ini masih sampai akhir tahun nanti, ‘kan?

    Saya sendiri targetnya masih jauh dari yang diharapkan. Masih 25% dari target akhir. Setiap mau baca buku nonfiksi, selalu saja tertunda oleh kegiatan-kegiatan lain atau tertunda karena ‘selingkuh’ dengan buku lain terutama fiksi, hiks. Jadi memang sebenarnya RC ini betul-betul tantangan bagi saya pribadi untuk membabat buku-buku nonfiksi di luar buku agama. Dan pengumuman pemenang untuk 6 bulan pertama ini pun terpaksa terlambat 2 bulan dari yang seharusnya saya lakukan di awal Juli disebabkan berbagai macam hal. Mohon maaf ya. Dan alhamdulillah, hari ini akhirnya bisa saya umumkan juga di blog. (more…)

  • Opini Bareng BBI: Saat Buku Membuatmu Geregetan

    moralityAbsen di event Opini Bareng BBI bulan Februari dan Maret, di bulan ini saya tidak ingin absen lagi. Tema di bulan April adalah hubungan dengan pembaca. Kali ini saya terpancing dengan pertanyaan BBI ini dan ingin membahasnya lebih jauh, “Apakah kamu pernah mendapati buku yang pesan moralnya sama sekali bertentangan dengan pendapatmu?”

    Yup, pernah. Pembaca lain pun saya yakin pasti pernah juga ‘kan? Entah sudah berapa kali saya mendapati buku, yang saat dibaca, ternyata pesan moralnya bertentangan dengan pendapat saya pribadi. Entah itu berkaitan dengan prinsip, keyakinan atau hati nurani, yang jelas saat membacanya saya merasa geregetan karena tidak setuju dengan buku tersebut. (more…)

  • Pengumuman Pemenang 13 Days Reading Children & Young Adult’s Literature + Giveaway Hop

    Giveaway-Winner

    Yak! Sudah tanggal 15 April. Waktunya pengumumaaaan ^^

    Dari event 13 Days Reading Children & Young Adult’s Literature + Giveaway Hop sejak 1-13 April lalu, ada dua pengumuman pemenang yang akan saya informasikan di sini. Pertama adalah pemenang Reading Challenge (RC) yang diadakan oleh grup CLYA. Dan yang kedua adalah pemenang giveaway (GA) hop pribadi saya sendiri. (more…)

  • Setelah Aku Bertemu BBI ….

    4th BBI Anniversary

    Bebi ….
    Oh, Bebi ….
    Kami biasa memanggilnya Bebi
    Aslinya ya BBI
    Dulu dia masih bayi
    Sekarang sudah tidak lagi
    Bebi sudah balita kini

    Sejak dulu aku memang suka buku
    Rajin beli buku
    Sering baca buku
    Sesekali meresensi buku
    Tapi … aku minder disebut kutu buku
    Tak banyak teman yang nyambung ngobrol denganku
    Apalagi membahas tentang buku (more…)

  • [Blog Tour] Antara Bacaan Anak dan Bimbingan Orangtua

    Antara Bacaan Anak dan Bimbingan OrangtuaSebagai orang yang belum memiliki anak, agaknya membicarakan topik seputar pendidikan atau bacaan anak dirasa kurang afdol bagi saya. Tetapi, sebagai penyuka genre buku anak, banyak membaca buku anak membuat saya merasa perlu untuk menuangkan pemikiran saya tentang hal-hal yang berkaitan dengan bacaan anak-anak.

    Kita tidak bisa mengacuhkan bahwa orangtua merupakan faktor utama bagi pendidikan anak-anak sebelum mereka memasuki lingkungan luar. Apalagi kebanyakan anak zaman sekarang memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Anak-anak merupakan perekam ulung yang dengan mudah mengikuti apa saja yang ia lihat dan dengar, termasuk di dalamnya bacaan. (more…)