Tag: #5BukuDalamHidupku

  • #5BukuDalamHidupku | Ubah Masa Depan Bersama Sifat Shalat Nabi ﷺ

    sifat shalat nabiJudul: Sifat Shalat Nabi ﷺ
    Penulis: Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani
    Penerbit: Pustaka Ibnu Katsir

    Yak, ini hari terakhir program mudik bareng ke blog sendiri. Semakin hari saya semakin bersemangat saja untuk menulis dan mengeksplorasi bacaan-bacaan saya. Semoga aktivitas ini terus berlanjut setiap harinya meskipun program #5BukuDalamHidupku sudah selesai. Memilih 5 buku di antara sekian banyak buku yang berpengaruh dalam hidup bukanlah pekerjaan yang mudah. Saya harus menguras memori dan flashback buku-buku yang sudah saya baca di masa lalu, terlebih saat itu saya belum mengenal aktivitas review buku atau pun Goodreads sebagai tempat manajemen buku-buku yang sudah, sedang dan akan dibaca. Menentukan buku terakhir hari ini pun membuat saya benar-benar berpikir keras, “Buku apa yang paling berpengaruh?” Dan saya memutuskan buku inilah yang paling berpengaruh bagi hidup saya; Sifat Shalat Nabi ﷺ. (more…)

  • #5BukuDalamHidupku | RHD dan Buku Hingga Detak Jantungku Berhenti

    hingga detak jantungku berhentiJudul: Hingga Detak Jantungku Berhenti
    Penulis: Nurul F. Huda
    Penerbit: Jendela
    Tahun terbit: Maret 2011
    ISBN: 9789790636262
    Halaman: 272

    Pertama kali mengetahui informasi tentang buku ini, saya tersentak, sebab pada saat itu, informasi buku ini bersamaan dengan kabar bahwa mbak Nurul F. Huda, penulis buku ini dan salah satu penulis favorit saya, sedang dalam keadaan koma. Saya membacanya di beranda Facebook salah seorang teman bahwa sedang diadakan penggalangan dana lewat penjualan buku-buku beliau untuk membantu biaya perawatan di rumah sakit. Usut punya usut, ternyata penyakit yang beliau derita sudah komplikasi jantung dan paru-paru. Yang membuat saya terkejut adalah jenis penyakit jantungnya, yaitu RHD (Rheumatic Heart Disease) atau penyakit jantung reumatik. Merasa senasib dan ingin membantu, saya pun membeli buku itu. (more…)

  • #5BukuDalamHidupku | Aida dan Perjalanan Spiritual

    aida 1Judul: Aida – Telaga yang Tak Pernah Kering
    Penulis: Muttaqwiati
    Penerbit: PT Syamil Cipta Media
    Tahun terbit: 2002

    Program Mudik Bareng ke Blog Sendiri ini benar-benar berhasil membangkitkan ingatan saya terhadap buku-buku yang berpengaruh bagi hidup. Jika tak ada program ini, mungkin sampai sekarang saya tidak benar-benar tahu buku mana yang nyata-nyata berpengaruh besar bagi hidup saya. Jika ditanya oleh orang lain, biasanya saya hanya menjawab judul-judul buku yang memang menurut saya bagus dan saya sukai, tetapi tidak benar-benar berpengaruh. Nah, kali ini saya ingin berbagi salah satu buku yang berpengaruh bagi kesadaran spiritual saya. (more…)

  • #5BukuDalamHidupku | Melek Buku (Lagi) karena Topeng Kaca

    topeng kacaJudul: Topeng Kaca
    Penulis: Suzue Miuchi
    Penerbit: PT Elex Media Komputindo
    Dimensi (PxL): 17 x 11,5 cm
    Genre: Manga/Komik Jepang

    Sewaktu keluarga kami pindah dari Jambi ke Medan, di saat saya kelas 5 SD, aktivitas membaca dan interaksi saya dengan dunia buku sempat terhenti untuk waktu yang cukup lama. Kalau sebelumnya kami rutin membeli buku atau ke perpustakaan, sejak pindah ke Medan kegiatan itu tidak kami lakukan lagi karena mamak sakit dalam waktu yang cukup panjang. Keluarga kami diberi ujian yang cukup berat oleh Allaah ta’ala saat itu, terutama mamak dan ayah. Mamak divonis mengidap penyakit Skizofrenia Paranoid tingkat awal. Hanya sampai kelas 6 SD saja saya masih bisa sesekali membaca buku selain buku pelajaran, itu pun berbekal sisa-sisa buku yang kami bawa dari Jambi. (more…)

  • #5BukuDalamHidupku | Tiga Sekawan dan Impian Perpustakaanku

    buku dongeng anak-anak bergambar 20 - tiga sekawanJudul: Tiga Sekawan
    Penulis: Shogo Hirata
    Penerbit: PT Elex Media Komputindo
    Jumlah halaman: 25
    Dimensi(LxP): 17 x 18
    Format: Softcover

    Ketika kecil, selain menonton televisi, adakah hal lain yang lebih menyenangkan daripada bermain di luar bersama teman-teman? Bagi anak-anak pada umumnya, kedua hal ini menjadi rutinitas yang mengasyikkan dan terkadang melenakan. Beruntung bagi kami yang diberi batasan dalam hal bermain dan menonton TV saat masih berada di bangku SD. Di zaman itu tahun 90-an, channel televisi belumlah banyak seperti sekarang, selain TVRI. Namun jika kita menggunakan parabola, kita bisa mendapatkan channel lainnya, yang tentu saja menyuguhkan banyak sekali film kartun. Saat itu kami sudah memasang parabola, namun ayah membatasi kami bermain di luar atau menghidupkan TV jika belum belajar, membuat PR atau tidur siang. Pembatasan itu tidak berlaku jika mamak (Ibu, red) mengajak kami jalan-jalan ke toko buku. (more…)