Penghancuran Buku dari Masa ke Masa oleh Fernando Báez

Penghancuran Buku dari Masa ke MasaJudul: Penghancuran Buku dari Masa ke Masa
Judul Asli: A Universal History of the Destruction of Books: From Ancient Sumer to Modern Iraq
Penulis: Fernando Báez
Penerjemah: Lita Soerdjadinata
Jumlah halaman: 373 hlm
Penerbit: Marjin Kiri
Tahun terbit: Maret 2015
Cetakan: Ketiga
ISBN: 978-979126024-4
Genre: Nonfiksi, Sejarah
Rating: 5/5

Pemusnahan buku sejatinya adalah pembunuhan atas ingatan. Buku, yang dari bentuk paling asalnya di zaman kuno hingga bentuk paling mutakhirnya di zaman modern, adalah rekaman jejak sejarah sekaligus mata rantai penghubung antara masa lampau, saat ini dan masa depan peradaban manusia. Betapa ironis mengetahui bahwa, sejak zaman kuno sampai saat ini, milyaran buku telah mengalami penghancuran yang bersifat permanen, baik yang disebabkan oleh tangan manusia maupun bencana alam, bahkan oleh musuh alami buku itu sendiri. (more…)

Hilyah Thalibil ‘Ilmi oleh Bakr bin Abdullah Abuzaid

Hilyah Thalibil Ilmi Perhiasan Penuntut IlmuJudul: Hilyah Thalibil ‘Ilmi – Perhiasan Penuntut Ilmu
Judul Asli: Hilyah Thalibil ‘Ilmi
Penulis: Bakr bin Abdullah Abuzaid
Alih Bahasa: Harwin Murtadlo
Penerbit: Al-Qowam
ISBN: 978-602-8417-43-3
Tebal: 134 hlm
Genre: Agama Islam, Pendidikan Islam
Rating: 4/5

Ada sebuah perkataan bagus dari sahabat nabi Ali bin Abi Thalib ra yang diriwayatkan oleh Khathib Baghdadi, “Ilmu itu memanggil pemiliknya untuk beramal, jika ia memenuhi panggilannya. Jika tidak maka ilmu itu akan pergi.” Perkataan yang saya temukan di buku Hilyah Thalibil ‘Ilmi karangan Bakr bin Abdullah Abuzaid ini sangat membekas bagi saya pribadi. Berapa banyak buku yang sudah saya baca dibanding yang saya serap ilmunya? Berapa banyak ilmu yang saya pelajari dibanding yang sudah saya amalkan? Berapa banyak buku yang sudah saya sia-siakan? Sudah benarkah cara saya dalam menuntut ilmu, terutama ilmu ad-diin, termasuk dari buku-buku yang dibaca? Pertanyaan-pertanyaan ini muncul setelah saya mulai membaca buku ini. (more…)

Boardbook Seri Sirah Nabi Muhammad SAW untuk Anak – GIP oleh Tartila Tartusi

Judul: Seri Sirah Nabi Muhammad SAW
Penulis: Tartila Tartusi
Ilustrator: Setia Adhi
Penerbit: Gema Insani Press
ISBN: 978-602-250-130-5
Tebal: 25 halaman
Tahun Terbit: Juni 2014
Cetakan: Pertama
Genre: Agama Islam, Sirah, Buku Anak Muslim
Rating: 4/5

Saya tertarik membeli buku ini awalnya karena diskon besar yang dijanjikan pada jajaran buku obral di sebuah pameran buku, selain, tentu saja, karena bentuk fisik bukunya yang sangat bagus. Boardbook? Kapan lagi bisa didapat dengan harga murah? Dan, pada mulanya, saya juga mengira kalau buku ini berisi sejarah hidup Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam untuk anak-anak, yang mengisahkan kehidupan beliau sejak lahir hingga wafat. Nyatanya, perkiraan saya itu sangat jauh meleset. (more…)

Seri Ushul Tsalatsah for Kids – Mengenal Allah oleh Arnida Sharah Auli

Seri Ushul Tsalatsah for Kids - Mengenal Allah oleh Arnida Sharah AuliJudul: Mengenal Allah
Penulis: Arnida Sharah Auli
Ilustrator: DK Wardhani dan Tiffa N. Tanuwigena
Penerbit: Ahlan Pustaka Umat
ISBN: 978-602-61452-0-8
Tebal: 25 halaman
Tahun Terbit: September 2017
Cetakan: Kedua
Genre: Agama Islam, Aqidah, Buku Anak Muslim
Rating: 5/5

Saya masih ingat, ketika saya selesai membaca buku Ulasan Tuntas tentang 3 Prinsip Pokok karya Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, saya berharap di dalam hati, andaikan saja ada versi buku anak-anaknya yang mengupas tentang ushul tsalatsah, tentu akan sangat bermanfaat untuk pembaca anak-anak. Dan, alhamdulillaah, harapan saya tersebut ternyata Allah ta’ala penuhi dua tahun kemudian di buku Mengenal Allah terbitan Ahlan Pustaka Umat ini.

Mengapa pembahasan tema ushul tsalatsah ini sangat penting? Kita pasti sudah paham bahwa risalah yang dibawa seluruh nabi dan rasul adalah tauhid, yakni meng-Esa-kan Allah, dan ini termasuk aspek dasar aqidah seorang muslim. Dan 3 prinsip pokok ajaran Islam yang termaktub di dalam ushul tsalatsah merupakan poin utama yang akan dipertanggungjawabkan pertama kali di alam kubur nanti. (more…)

Surat-Surat Nabi kepada Para Raja dan Panglima Perang oleh Syaikh Uhaimid Muhammad Al-Uqaili

Judul buku: Surat-Surat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Para Raja dan Panglima Perang
Judul asli: Al-Atsaru wad Dalaalaatu Lirasaailin Nabiy
Penulis: Syaikh Uhaimid Muhammad Al-Uqaili
Penerjemah: Wafi Marzuqi
Penerbit: Pustaka Yassir
ISBN: 978-602-8342-08-7
Tahun terbit: 2011
Jumlah halaman: 667 halaman
Genre: Agama Islam, Sejarah Islam
Rating: 5/5

Dalam rantai sejarah, yang namanya distorsi akan selalu ada sejak dahulu sampai sekarang, apa pun bentuk dan asalnya. Pun begitu pula dengan gambaran Islam dari pihak-pihak tertentu yang acap kali memberikan stigma negatif, termasuk yang berkaitan dengan penyebarluasan Islam pada masa nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa Islam hanya disebarkan dengan pedang dan pertumpahan darah. Anggapan ini terkadang ditelan bulat-bulat oleh generasi selanjutnya tanpa mengetahui fakta sejarah yang utuh. Bahkan yang lebih ekstrem lagi, ada sebagian dari kita yang menjadi ragu atau bingung jika ditanya apakah benar rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebarkan Islam lewat cara-cara brutal dan perang demi perang? Na’udzubillaah.

Alhamdulillah, terima kasih kepada Syaikh Uhaimid Muhammad Al-Uqaili yang telah menghimpun peninggalan arsip surat-surat bersejarah di masa nabi di dalam buku yang berjudul Surat-Surat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini. Kalau di resensi buku sebelumnya kita sudah mengenal para sekretaris nabi, kini lewat karya penulis ini, kita akan dengan mudah memahami geliat dakwah diplomasi nabi melalui surat-surat beliau. (more…)

65 Sekretaris Nabi oleh Muhammad Musthafa A’zhami

Resensi Buku 65 Sekretaris NabiJudul: 65 Sekretaris Nabi
Judul Asli: Kuttabun Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
Penulis: Prof. Dr. Muhammad Musthafa A’zhami
Penerjemah: Mahfuzh Hidayat Lukman
Penerbit: Gema Insani
ISBN: 978-979-077-080-5
Tebal: 240 halaman
Tahun Terbit: November 2008
Genre: Agama Islam, Sejarah Islam, Biografi
Rating: 4/5

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dikenal sebagai nabi yang ummi bukanlah tanpa alasan. Memang, pada masa pra-Islam, mayoritas orang Arab saat itu tidak bisa membaca dan menulis sehingga Allah ta’ala menyebutnya sebagai masyarakat yang ummi (ummiyyun) di dalam Al-Qur’an. Namun, pelabelan ummi ini bukan berarti masyarakat Arab secara generalis sama sekali tidak mengenal budaya baca tulis alias buta huruf. Di tengah-tengah masyarakat Arab pra-Islam, ada sebagian kalangan yang sudah mengenal huruf dan membudayakan kegiatan membaca dan menulis. Mereka sudah terbiasa mendokumentasikan berbagai akad perjanjian, jual-beli, utang-piutang, maupun mengabadikan peristiwa yang terjadi kala itu melalui tulisan.

Ketika Islam datang, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang ummi tentu saja membutuhkan sahabat-sahabat yang mampu baca tulis untuk membantu beliau dalam dakwahnya, terlebih ketika pengaruh Islam semakin luas. Maka ketika masyarakat Arab tadi masuk Islam, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyeleksi mereka-mereka yang mampu baca tulis untuk ditunjuk sebagai juru tulis atau sekretaris negara. (more…)

Pin It on Pinterest