Ketika Lampu Berwarna Merah oleh Hamsad Rangkuti

Ketika-Lampu-Berwarna-MerahJudul : Ketika Lampu Berwarna Merah
Penulis : Hamsad Rangkuti
Jumlah halaman : 228 hlm
Penerbit : DIVA Press
Cetakan : I, Mei 2016
ISBN : 978-602-391-148-6
Genre: Fiksi Sosial, Fiksi Lokal
Rating: 3/5

Jika engkau ingin melihat kaum ibu dengan gendongan balita dekil, lampu merah tempatnya. Kalau engkau hendak melihat kaum bapak berkaki pengkor atau bertangan sebelah, lampu merah juga tempatnya. Ingin melirik anak-anak mengamen dan menengadah tangan? Lampu merahlah tempatnya. Jangan engkau tanya seperti apa aroma tubuh dan tampilan mereka. Mungkin cukup untuk membuat para penumpang menahan nafas atau mengernyitkan dahi. Di satu sisi, lampu merah membuat dongkol para supir dan majikan yang ingin segera berleha di rumah mereka. Di sisi lain, persimpangan dan lampu merah menjadi panggung senyum bagi kaum gepeng mengais rezeki. Ironis memang.

Tak sekali dua barangkali kita berjumpa dengan kaum gepeng ketika lampu lalu lintas berganti merah. Mulai dari yang berpura-pura pengkor sampai yang benar-benar pengkor, pun para pengamen yang bersuara bak Iwa K hingga yang cempreng menyakitkan telinga, seolah kita melihat babak demi babak drama negeri ini dari balik layar kaca mobil pribadi atau angkutan umum. Tapi, yah … hanya sebatas ketika lampu merah menyala. Setelah itu? Para pengemudi dan penumpang tentunya akan melanjutkan kembali pikiran mereka ke tempat lain, meninggalkan gembel dan pengemis yang entah bagaimana kelanjutan hidup mereka setelah lampu berwarna hijau. (more…)

Membeli Batang Pancing untuk Kakekku oleh Gao Xingjian

Membeli Batang Pancing untuk KakekkuJudul : Membeli Batang Pancing untuk Kakekku
Penulis: Gao Xingjian
Penerjemah: An Ismanto
Jumlah halaman: 148 hlm
Penerbit: Basabasi
Cetakan: I
Tahun terbit: November 2016
ISBN: 978-602-391-318-3
Genre: Cerpen
Rating: 3/5

Unik. Itulah kesan pertama yang berhasil disuguhkan Gao lewat cerpen-cerpennya. Jika umumnya sebuah fiksi menceritakan kisah si tokoh dengan sangat terperinci lewat karakter-karakternya yang kuat dan aktivitasnya yang detail sebagai unsur utama, sedangkan lingkungan di sekitarnya sebagai hal sekunder, maka di cerpen-cerpen Gao justru narasi latar tempat, waktu, lingkungan serta peristiwa menjadi unsur utama, bukan sekunder, yang kemudian memancing kita untuk memperhatikan dan turut mengamati. Ini kali pertama saya membaca jenis fiksi yang unik seperti coretan Gao.

Coba bayangkan, ketika sebuah peristiwa kecelakaan, mulai dari keadaan jalan, orang-orang di sekitarnya, serta bagaimana kecelakaan itu terjadi, dinarasikan dengan sangat terperinci bak waktu yang dipecah menjadi jam, menit dan detik, ternyata sensasi yang dihasilkannya sungguh jauh berbeda. Sensasi yang bisa dirasakan pada cerpen “Kecelakaan” di mana pembaca menanti-nanti kelanjutan kisah tersebut tanpa peduli apa dan siapa. Hanya satu ide sentral yang ingin dikisahkan, yaitu kecelakaan di jalan raya pada pada waktu tertentu, tetapi Gao malah mengekspresikannya lewat narasi yang detail dan menarik. (more…)

People of the Book oleh Geraldine Brooks

resensi buku People of the BookJudul: People of the Book
Judul Asli: People of the Book
Penulis: Geraldine Brooks
Penerjemah: Femmy Syahrani
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1447-1
Tebal: 504 halaman
Tahun terbit: 2015
Cetakan: Kesatu
Genre: Fiksi Sejarah, Buku tentang Buku
Rating: 4/5

Buku langka, terlepas dari isi dan pemikirannya, menghubungkan kita dengan sejarah masa lampau, pun dengan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Sebuah buku, tanpa sepengetahuan kita secara kasat mata, barangkali saja sudah menyentuh entah berapa banyak tangan, dari yang menuliskannya, membacanya, menelaahnya, melindunginya, hingga yang menghancurkannya. Dari tangan ke tangan, dari masa ke masa, dari generasi ke generasi, dari satu tempat ke tempat lainnya hingga saat ini, buku telah berbicara kepada kita, dalam diam dan hening, bahwa ia telah diwariskan sedemikian rupa untuk menyampaikan kisah-kisah di balik keberadaannya. Kisah yang barangkali mampu menyadarkan kita tentang suatu hal penting dalam hidup, apapun itu. Geraldine Brooks mengajarkan saya tentang hal ini lewat novelnya yang berjudul People of the Book. (more…)

The Martian Si Penghuni Mars oleh Andy Weir

the-martian-si-penghuni-marsJudul: Si Penghuni Mars
Judul Asli: The Martian
Penulis: Andy Weir
Penerjemah: Rosemary Kesauly
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-2439-5
Tebal: 528 halaman
Tahun terbit: 2015
Cetakan: Kesatu
Genre: Fiksi Sains
Rating: 5/5

Saya mengenal dua Mark yang sama-sama berjuang untuk bertahan hidup. Bedanya, yang satu Mark Boyle si Moneyless Man, bertahan hidup tanpa uang di bumi, sedangkan Mark yang lain bertahan hidup di Mars, planet merah yang tak satupun terdapat tanda-tanda kehidupan.

Namanya Mark Watney. Tadinya Watney hanya menjalankan misi botaninya ke Mars. Serangkaian badai pasir menghambat diri dan teman-temannya sehingga mengharuskan sekelompok ilmuwan dan astronot ini untuk kembali ke pesawat ruang angkasa mereka. Di tengah-tengah badai tersebut, Watney mengalami kecelakaan. Mengira dirinya sudah mati, teman-temannya terpaksa meninggalkan Watney. Untungnya Watney ternyata masih hidup dengan luka tancapan antena di perutnya. Tapi, ia mungkin saja akan menjadi orang pertama yang akan mati di Mars sebab ia harus menghadapi beberapa masalah penting; Tak ada air, tak ada oksigen, tak ada makanan dan tak ada komunikasi. (more…)

The Worry Tree (Pohon Cemas) oleh Marianne Musgrove

buku-the-worry-treeJudul: Pohon Cemas
Judul Asli: The Worry Tree
Penulis: Marianne Musgrove
Penerjemah: Dini Andarnuswari
Penerbit: Atria
ISBN: 978-979-1411-56-1
Tebal: 122 halaman
Tahun terbit: November 2008
Cetakan: Kesatu
Genre: Fiksi Anak
Rating: 3/5

Setiap kali Juliet merasa cemas, kulitnya akan terasa gatal dan muncul ruam. Ia menjadi mudah suntuk dan merasa terbebani. Sayangnya, akhir-akhir ini, ada banyak hal yang membuat Juliet cemas. Misalnya saja Oaf, adiknya yang suka iseng, sering sekali membuat ulah yang menyebalkan. Belum lagi orangtua Juliet yang sedang sering bertengkar dan neneknya yang mudah marah-marah. Juga teman-temannya, Gemma dan Lindsay, yang saling berebut persahabatan dengannya. Lengkaplah sudah masalah yang dihadapi Juliet. Ruam di kulitnya semakin sering saja muncul. (more…)

Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweiler oleh E.L. Konigsburg

Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. FrankweilerJudul: Dari Arsip Campur Aduk Mrs. Basil E. Frankweiler
Judul Asli: From the Mixed-up Files of Mrs. Basil E. Frankweiler
Penulis: E.L. Konigsburg
Penerjemah: Cuning K. Goenadhi
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-979-22-2773-4
Tebal: 200 halaman
Tahun terbit: April 2007
Genre: Fiksi Anak
Rating: 4/5

Merasa dirinya selalu melakukan hal yang sama setiap harinya, monoton, dan diperlakukan tidak adil, Claudia memutuskan untuk kabur dari rumah. Ia ingin memberi pelajaran kepada orangtuanya. Tapi, bukan Claudia namanya kalau harus kabur tanpa rencana yang matang. Ia ingin kabur dengan nyaman. Oleh karena itu, ia memilih kabur ke Museum Seni Metropolitan, New York, yang memiliki tempat luas dan banyak area untuk dieksplorasi. Claudia menabung uangnya dan mengajak adiknya, Jamie, untuk ikut. Selain Jamie mudah diajak kerjasama, ia juga anak yang cerdik, terutama pelit, sehingga sudah pasti uang celengannya banyak. (more…)

Pin It on Pinterest