Foods that Harm, Foods that Heal oleh Reader’s Digest

Resensi buku Foods that Harm Foods that HealJudul: Foods that Harm, Foods that Heal
Penulis : The Reader’s Digest Association, Inc
Jumlah halaman: 420 hlm
Penerbit : The Reader’s Digest Association, Inc
Tahun terbit : 2013
ISBN : 978-1-62145-007-8
Genre: Nonfiksi, Kesehatan
Rating: 5/5

Kita mungkin sudah sangat familiar dengan berbagai metode diet penurun berat badan seperti diet rendah lemak, diet karbo, diet vegan, atau metode diet lainnya yang, bisa jadi, Kita pun pernah mengikutinya. Bagi mereka yang memiliki masalah berat badan berlebih, ragam metode diet ini sungguhlah sangat menggoda. Bahkan, tak jarang dari kita yang bertanya-tanya, “Saya sebaiknya mengikuti diet yang mana ya? Diet karbo atau lemak? Menjadi seorang vegetarian saja atau tidak?” Pertanyaan-pertanyaan seperti itu kerap membingungkan kita.

Umumnya masyarakat masih menganggap bahwa diet makanan hanyalah berkutat pada tujuan penurunan berat badan saja. Padahal, pola makan atau diet makanan juga memberikan andil besar terhadap kondisi penyakit tertentu. Diet yang tepat dapat membantu terapi penyembuhan suatu penyakit. Kebalikannya, diet yang tidak tepat bisa mengakibatkan seseorang menderita efek samping berupa penyakit lainnya atau defisiensi zat-zat yang dibutuhkan tubuh. (more…)

The Book of Mirrors oleh E.O. Chirovici

Judul : Cermin Muslihat
Judul Asli: The Book of Mirrors
Penulis : E.O. Chirovici
Penerjemah : Dina Begum
Jumlah halaman: 328 hlm
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2017
ISBN : 978-602-03-5127-8
Genre: Thriller, Fiksi Misteri, Fiksi Psikologi
Rating: 3/5

“Ingatan bisa membunuh.” Pernyataan yang ada di sampul belakang novel bergenre thriller ini tentunya bukan tanpa alasan disematkan di sana. Realitanya, terkadang memang ingatan bisa mengarahkan seseorang untuk melakukan tindakan-tindakan ekstrem. Ingatan tentang perlakuan bullying atau kekejaman seseorang, ingatan tentang kehidupan yang serba sulit hingga nyaris membuat seseorang putus asa, atau beragam rasa lainnya yang muncul karena ingatan terhadap sesuatu seringkali berpotensi membuat orang lupa diri. Dan, akibat ingatan seseorang pulalah, si tokoh utama dalam novel kita ini harus menanggung beban jiwa selama berpuluh tahun lamanya hingga menghembuskan nafas terakhirnya.

Peter Katz, seorang agen yang bekerja di penerbitan, menerima sebuah email yang tidak biasa dari Richard Flynn, orang yang pernah menjadi tersangka pembunuhan Profesor Wieder yaitu salah satu profesor kawakan di bidang ilmu psikiatri di Princeton. Di dalam emailnya tersebut, Flynn memberikan naskah memoar yang memuat kisahnya 27 tahun yang lalu. Kisah ketika masa-masa dirinya bekerja pada Profesor, bertemu dengan wanita yang disayanginya, juga antusias dirinya terhadap pekerjaan yang dijalani. Flynn sejak muda ingin sekali bisa menerbitkan buku. Tapi, yang menjadi inti dari naskahnya itu sebetulnya adalah identitas tiga orang penting yang berada di rumah Profesor saat malam pembunuhan yang detailnya luput dari penyelidikan polisi saat itu, yaitu; Richard Flynn, Laura Baines, dan Derek Simmons. (more…)

Pin It on Pinterest