Globetrotter: Keliling Eropa 82 Hari oleh Arunia Syamsidar

GlobetrotterJudul: Globetrotter: Keliling Eropa 82 Hari
Penulis: Arunia Syamsidar
Penerbit: DIVA Press
ISBN: 978-602-255-135-5
Tebal: 184 hlm
Tahun terbit: Mei 2013
Cetakan: Pertama
Genre: Nonfiksi, Perjalanan
Rating: 3/5

Selama ini, yang saya pahami tentang bagaimana cara melakukan perjalanan wisata ke Eropa bagi orang biasa seperti saya adalah lewat biro travel dan paket wisata, menginap di hotel atau jenis penginapan lainnya, dan menyewa pemandu wisata, yang pastinya akan membutuhkan dana tak sedikit. Yap. Pola berpikir saya masih seperti pola pikir zaman dulu, ketika wisata ke luar negeri menjadi sesuatu yang mewah dan sulit dijangkau. Meskipun di era super digital seperti sekarang informasi traveling semakin mudah ditemukan, bahkan dengan berbagai paket promo wisata yang murah dari biro-biro perjalanan maupun maskapai penerbangan, namun tetap saja Eropa itu jauh, dan semua itu pasti membutuhkan dana yang mahal hanya untuk waktu perjalanan yang singkat. Bagaimana jika perjalanan itu dilakukan dalam bilangan bulan? Wah! Entah berapa euro yang harus saya keluarkan jika ingin melakukannya. Mungkin bisa mencapai ratusan juta jika dirupiahkan? (more…)

Tiya oleh Samarpan

Tiya SamarpanJudul: Tiya – Sebuah Kisah Pencarian Makna Hidup
Judul Asli: Tiya – A Parrot’s Journey Home
Penulis: Samarpan
Alih Bahasa: Meidyna Arrisandi
Penerbit: Mizan
ISBN: 978-602-8811-14-9
Tebal: 194 hlm
Tahun terbit: November 2010
Cetakan: Pertama
Genre: Fabel
Rating: 3/5

Membaca fabel memang tak ada bosannya. Selalu saja ada hal-hal menarik yang bisa kita dapat dari kisah hewan-hewan tersebut. Sebuah analogi, anekdot, makna bahkan pesan moral akan banyak kita jumpai di setiap fabel yang pernah ditulis, termasuk kisah si burung beo yang bernama Tiya ini.

Tiya lahir dan besar di sebuah pohon beringin. Ia tak pernah meninggalkan rumahnya selain untuk mencari makan. Burung yang suka merenung ini sangat berbeda dengan teman-temannya. Kalau teman-temannya sudah pergi pagi-pagi sekali untuk mencari makan, si Tiya ini justru masih di sarangnya, merenung. Sampai-sampai temannya menganggap dirinya pemalas. Tiya memiliki cara pandang berbeda tentang hidup. (more…)

Sepeda Merah oleh Kim Dong Hwa

sepeda merahJudul: Sepeda Merah
Judul Asli: Red Bicycle
Penulis: Kim Dong Hwa
Alih Bahasa: Meilia Kusumadewi
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-979-22-8776-9
Tebal: 144 hlm
Tahun terbit: Oktober 2012
Cetakan: Pertama
Genre: Novel Grafis, Fiksi Inspirasional
Rating: 4/5

Sudah lama saya mengharapkan buku ini jatuh ke pangkuan. Dan seperti kejatuhan buah mangga matang dari pohonnya, dua novel grafis Sepeda Merah volume 1 dan 2 ini akhirnya saya dapatkan beberapa bulan lalu dari Mbak Retno di Halaman Moeka, sebelum beliau menutup toko onlinenya. Dua buku indah dengan sampul putih dan gambar si tukang pos dengan sepeda merahnya. Melihat sampulnya saja sudah memberikan nuansa ketenangan bagi saya, bagaimana lagi dalamnya? Dan ternyata tepat seperti dugaan saya, dalamnya pun begitu tenang dan menyejukkan. Duhai… (more…)

Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken oleh Jostein Gaarder dan Klaus Hagerup

review buku perpustakaan ajaib bibbi bokkenJudul: Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken
Judul Asli: Bibbi Bokkens magische Bibliothek
Penulis: Jostein Gaarder dan Klaus Hagerup
Alih Bahasa: Ridwana Saleh
Penerbit: Mizan
ISBN: 979-433-415-4
Tebal: 296 hlm
Tahun terbit: Mei 2006
Cetakan: Ketiga
Genre: Fiksi Anak, Buku tentang Buku, Fiksi Misteri
Rating: 4/5

Tak bisa dipungkiri bahwa perkembangan dunia literasi saat ini sangat pesat dan menyebar luas ke seluruh dunia, ke seluruh kalangan. Orang dengan mudahnya memperoleh bahan bacaan meskipun tak selalu banyak. Siapa saja bisa menulis tanpa kekangan dan bahkan menerbitkan bukunya sendiri. Berbeda dengan zaman dahulu kala, ketika literasi masih menjadi sesuatu yang langka dan eksklusif bagi para cendekiawan dan penuntut ilmu, bahkan terlarang! Perkembangan ini tentu sangat membanggakan. Meskipun gaya penulisan tiap zaman berbeda-beda dalam segala hal, namun setiap generasi punya keunikannya sendiri-sendiri. Itulah yang ingin ditunjukkan oleh dua penulis asal Norwegia ini. (more…)

Receh untuk Buku 2014

Tahun lalu saya ikut berpartisipasi dalam event Receh for Books 2013 yang diadakan oleh mbak Floria Yasmin. Jadi selama setahun kemarin, saya mengumpulkan recehan sisa-sisa di dalam celengan plastik jadul saya. Meski celengan itu kurang menawan, tapi jasanya sudah cukup besar dalam menyimpan uang receh saya bertahun-tahun 😛

recehforbooks2013
(more…)

Pin It on Pinterest